Zheng He Internasional Peace Forum (ZIPF) kembali hadir melaksanakan sebuah diskusi tentang Cheng Ho, sebagai rangkaian acara ZIPF yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Acara ini dilaksanakan di Twin Tower (TT) tepatnya di ruang 2 gedung B TT pada pukul 09.00 WIB.
Dalam diskusi tersebut dijelaskan bahwa Cheng Ho berdiri pada tahun 1403. Cheng Ho menjalankan misinya selama kurang lebih 60 tahun. Bapak Song Surya Sampurna salah satu partisipan acara diskusi tersebut mengungkapkan bahwa: “Cheng Ho memiliki Dua puluh tujuh ribu pasukan yang disebarkan disegala penjuru dunia. Disamping itu, Cheng Ho memiliki satu tujuan yaitu menjadikan sebuah daerah itu dengan damai tanpa ada perselisihan dan kerusuhan dinegara tersebut.”
Cheng Ho lebih memilih menggunakan jalur laut untuk menyebarkan misinya, maka dari Itu Cheng Ho memiliki 200 armada kapal, yang mana setiap armada terdapat 1000 pasukan lebih dan disebarkan untuk menjalankan sebuah misinya, yaitu merubah daerah tempat yang disinggahi agar menjadi suatu daerah yang damai tanpa ada perpecahan diantara suku, marga atau suatu bangsa.
“Cheng Ho juga menerapkan prinsip-prinsip yang di ajarkan islam, yang mana islam mengajarkan rahamatan lil’aalamin kepada semua makhluk baik Muslim maupun non muslim. Semuanya harus berbuat damai, seperti halnya Nabi Muhammad mengajarkan ajarannya kepada umatnya.” Ujarnya lagi. (mam)
Dalam diskusi tersebut dijelaskan bahwa Cheng Ho berdiri pada tahun 1403. Cheng Ho menjalankan misinya selama kurang lebih 60 tahun. Bapak Song Surya Sampurna salah satu partisipan acara diskusi tersebut mengungkapkan bahwa: “Cheng Ho memiliki Dua puluh tujuh ribu pasukan yang disebarkan disegala penjuru dunia. Disamping itu, Cheng Ho memiliki satu tujuan yaitu menjadikan sebuah daerah itu dengan damai tanpa ada perselisihan dan kerusuhan dinegara tersebut.”
Cheng Ho lebih memilih menggunakan jalur laut untuk menyebarkan misinya, maka dari Itu Cheng Ho memiliki 200 armada kapal, yang mana setiap armada terdapat 1000 pasukan lebih dan disebarkan untuk menjalankan sebuah misinya, yaitu merubah daerah tempat yang disinggahi agar menjadi suatu daerah yang damai tanpa ada perpecahan diantara suku, marga atau suatu bangsa.
“Cheng Ho juga menerapkan prinsip-prinsip yang di ajarkan islam, yang mana islam mengajarkan rahamatan lil’aalamin kepada semua makhluk baik Muslim maupun non muslim. Semuanya harus berbuat damai, seperti halnya Nabi Muhammad mengajarkan ajarannya kepada umatnya.” Ujarnya lagi. (mam)

Komentar
Posting Komentar